Pengertian Digital Marketing

Digital marketing sekarang menjadi trend jenis pekerjaan baru yang mungkin sering salah di artikan. Terkadang orang mengira mengerti SEO dan sudah menganggap dirinya seorang digital marketing, mengerti google webmaster tools dan interlinking blog, buat artikel blog sudah cukup untuk menjadi seorang digital marketing. Disisi digital marketing adalah kerja team yang bukan pekerjaan individual, dan menurut saya memang tidak bisa dikontrol oleh 1 orang saja, karena hasil jauh lebih jelek, tidak maksimal & tidak terkontrol karena cuma terpatok oleh skill 1 orang saja.

Nah apa aja sih digital marketing?

Sebetulnya jika dijabarkan dibagi menjadi beberapa hal yaitu: Web structure, Link building, User experience, google ads, social media ads, SEO, Design, mengerti nature bisnis, copywriting, kemampuan membaca market, research, mampu membaca data, marketing planning yang menurut saya setiap bisnis memiliki nature bisnis yang berbeda-beda.

Nah itu hanyalah hard skill yang menurut saya hanya 50% dari total pengertian dari digital marketing. Apa aja sisanya? Dari segi marketing sebetulnya balik ke bisnis masing-masing bagaimana mempertemukan budget dengan hasil, goal target setiap campaign, menentukan planning yang benar sebelum budget keluar, dan yang terakhir adalah monitor campaign & melakukan necessary action jika campaign gagal atau terlihat jauh dari target. Disini yang dilihat hanyalah pengalaman, jam terbang & understanding business nature.

Jadi jika di summary sebetulnya digital marketer tuh kerjanya apaan? Wah banyak sih, pertama adalah membaca nature business & target market, plan untuk jalur apa yang ditempuh untuk jenis bisnis anda, kondisikan budget perusahaan dengan hasil maksimal.

Jalur Marketing mana yang harus dituju

Beberapa perusahaan sudah tau mau apa di bisnisnya, misalkan saya mau di page 1 keyword “jual celana pantai”. tapi terkadang sudah ranking aja masi ga ada visitor, ada visitor tapi ga ada penjualan, bounce rate tinggi, dll sehingga biaya & usahanya sia sia karena memang terkadang sebagai business owner belum tentu mengerti total tentang user behaviour di internet. Nah disinilah tugas digital marketing untuk bisa mengerti nature bisnis, user behaviour berdasarkan data, trial error & bukan tebak-tebakan.

Beberapa jenis bisnis lebih cocok marketing via social media, beberapa jenis cocok endorsment, ada yang cocok SEO, ada yang cocok SEM, ada yang cocok approach via video, ada yang fokus di gambar bagus, optimasi marketplace dll. Jadi bisa dikatakan beda bisnis, beda market ya beda approach.

Jadi jika anda pebisnis, ketemu digital marketing tanpa nanya jenis bisnis anda, proses penjualan, market yang dituju, channel penjualan, goal anda, dan bilang ini itu bisa, bisa jadi itu perusahaan / individu cuma tong kosong.

Bagaimana mengetahui jalur yang tepat?

Untuk mengetahui jalur yang tepat untuk marketing hanya dibutuhkan pengalaman & kemampuan menganalisa data yang baik. Analisa dari mana kalau belum jalan? nah ini jujur hanya pengalaman & insting. Jika campaign sudah berjalan, ada baiknya Setiap campaign di set goal & di track performanya setiap minggu / setiap hari.

Case study marketing gagal

Saya ingat tahun 2016 mat**ari mall sedang gencar-gencarnya mengadakan marketing di social media dengan menulis besar-besar motor vespa, TV, dll Rp. 50.000. Tapi saat di klik halaman tidak ditemukan, campaign sudah berahir, dll alias ujung-ujungnya clickbait untuk traffic yang alhasil ribuan comment di social media maki maki menjelekkan mat**ari mall, banyak org complain beli tapi ga dijawab. Disini ada hikmah yang di ambil:

  • marketer tidak memonitor campaign sehingga di sisi bisnis sudah tidak ada, tp iklan masih aktif
  • campaign berlebihan / lebai berdampak buruk ke merk
  • tidak realistis set target (hadiah dikit tapi marketing lebai)
  • bisnis belum siap karena tidak ada org memonitor proses marketing
  • ecommerce set harga murah tapi barang cuma 1 alias PHP in user

Ini hanya berdasarkan analisis saya (bukan berarti 100% benar), saya hanya kebetulan melihat dengan mata kepala sendiri hasilnya & jika anda baru memulai sudah memiliki image buruk di banyak user, alhasil bisnis anda akan gugur di dunia persaingan online.

Sesaat memang digital marketing sangatlah ribet, apalagi di dunia netizen indonesia yang sangat kritis. Jadi disarankan berhati-hatilah sebelum bertindak jika berhubungan dengan brand anda. Akan tetapi jika anda ketemu jalur yang tepat, bisnis sangatlah mudah untuk berkembang & ada saatnya juga bisnis berhenti berkembang di 1 titik jika anda tidak mengambil jalur baru / creative set untuk menjamah market yang baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *